Skip to content

Monthly Archives: August 2019

Inilah 6 Komponen Utama Penyusun Power Supply HP

Pengecekan dan perbaikan ponsel tak akan berjalan tanpa power supply HP yang bagus. Secara garis besar, power

supply atau catu daya berfungsi sebagai perangkat keras pengubah arus AC jadi DC untuk kemudian disalurkan ke

berbagai komponen, dalam hal ini adalah ponsel pintar.

Untuk mengaktifkan power supply, pastinya ada komponen-komponen penting yang disusun sedemikian rupa di

dalamnya, antara lain:

Transformator

Sesuai namanya, transformator berperan untuk memindahkan tenaga listrik di antara dua rangkaian listrik atau

lebih lewat induksi elektromagnetik. Dengan begitu, power supply dapat menghidupkan ponsel serta membantu Anda

melancak gangguan yang terjadi di dalamnya.

Dioda

Nama dari komponen ini merupakan gabungan dari dua kata elektroda, antara lain anoda dan katoda. Dioda yang

disematkan dalam power supply dapat menghantarkan arus pada tegangan maju maupun menghalangi arus pada aliran

tegangan balik.

Kapasitor

Komponen berikutnya yang bakal Anda jumpai dalam power supply adalah kapasitor. Dalam catu daya, kapasitor

berperan sebagai penyempurna penyerahan dari tegangan AC menuju tegangan DC yang akan mengaktifkan power supply

HP yang bagus.

Resistor

Resistor adalah komponen yang akan membantu power supply untuk membagi, menurunkan, hingga membatasi tegangan

dan aliran yang masuk. Dengan begitu, power supply dapat mengerjakan tugasnya semaksimal mungkin tanpa mengalami

gangguan.

IC regulator

Selanjutnya, ada IC regulator yang memegang peran penting dalam catu daya. Tanpa komponen ini, perangkat bakal

kesulitan mengatur tegangan yang berada pada rangkaian elektronika. IC regulator di dalam perangkat inilah yang

memungkinkan tegangan stabil.

LED

LED (Light Emitting Dioda) yang terdapat dalam power supply sebenarnya mempunyai karakter yang mirip dengan

dioda, hanya saja sifatnya semi-konduktor. Cahaya yang dikeluarkan LED bertindak selaku indikator yang

memudahkan Anda selama memeriksa ponsel.

Dengan mengetahui setiap komponen dan fungsi catu daya, maka Anda akan lebih mudah memakai power supply HP yang

bagus. Jadi, perangkat yang Anda periksa atau perbaiki dapat berfungsi seperti sedia kala.

Solder Uap Dan Solder Konvensional

solder uap merupakan hasil pengembangan dari solder konvensional yang sudah lebih dulu digunakan dalam reparasi part elektronik. Jenis solder ini sangat direkomendasikan untuk perbaikan pada sparepart handphone. Dalam cara kerjanya, blower hot air tidak bersentuhan langsung dengan timah atau tinol maupun titik yang akan dihubungkan. harga solder uap biasanya memang sedikit lebih mahal dibanding solder konvensional karena jenis solder ini memiliki tingkat ketelitian yang lebih tinggi.

Jika membandingkan antara keduanya, baik solder uap maupun solder konvensional sama-sama memiliki keunggulan tersendiri. Jika dilihat dari sisi energi listrik yang digunakan, solder konvensional mengkonsumsi energi listrik lebih sedikit dibanding solder uap sehingga penggunaannya jauh lebih hemat. Namun dari sisi fungsi, solder uap lebih unggul dibanding solder konvensional. Solder uap dapat melelehkan patrian berpenampang tebal dengan suhu tinggi yang dimilikinya. Selain itu solder uap juga dapat digunakan untuk memasang maupun melepas komponen SMD yang sulit dijangkau oleh solder konvensional.

Cara penggunaan solder uap hampir sama dengan solder konvensional. Setelah terhubung pada stop kontak, solder bisa langsung digunakan. Bedanya pada solder uap terdapat kontrol pengaturan suhu dan udara sehingga Anda dapat mengaturnya sesuai jenis kebutuhan. Penggunaan blower sangat tergantung pada tipe perangkat yang disolder. Hal ini berkaitan erat dengan tekanan udara dan settingan panas pada blower.

Teknisi perbaikan televisi biasanya lebih sering menggunakan solder konvensional dibanding solder blower. Bukan berarti ia tidak membutuhkan solder uap. Sedangkan teknisi handphone lebih sering menggunakan solder uap untuk menjangkau part-part yang sangat detail dalam perangkat berukuran kecil tersebut.

Penggunaan solder uap biasanya membutuhkan alat bantu berupa pinset untuk memegang maupun menarik komponen pada part elektronik. Yang perlu sangat diperhatikan dalam penggunaan solder uap adalah tekanan anginnya. Jika tekanan angin yang dihembuskan terlalu kencang, dikhawatirkan komponen-komponen kecil pada pada papan PCB dapat tercabut. Oleh sebab itu, sebelum penggunaannya pastikan Anda sudah melakukan pengaturan temperatur suhu dan tekanan angin yang tepat ada solder uap.

Tip Merawat Solder Uap yang Tepat Supaya Tak Cepat Rusak

Membeli blower berkualitas seperti Solder Uap Cody 952 2in2 digital – CODY memang akan membuat pekerjaan lebih mudah. Fitur-fiturnya menunjang tugas Anda sebagai teknisi atau reparasi saat mengatur tekanan udara dan temperatur. Belum lagi sensor otomatisnya yang akan memastikan pemakaian daya listrik tidak membengkakkan tagihan.

Walau demikian, Anda harus memperhatikan pemeliharaan blower. Sebagus apa pun solder yang Anda punya, performanya akan tetap menurun, terganggu, bahkan rusak total. Oleh karena itu, pastikan Anda menerapkan langkah-langkah di bawah ini untuk menjaga kinerja komponen blower.

Jangan dipakai untuk material plastik

Beberapa orang menggunakan solder untuk lebih cepat melubangi plastik dan mendapatkan hasil yang lebih rapi. Bahkan ada yang sengaja memakai blower untuk membuka kemasan dan melelehkan lem kuat. Padahal, tindakan tersebut hanya akan menutup lapisan mata solder dari lelehan plastik. Dampak jangka panjangnya adalah penyebaran suhu yang tak merata. Jika dibiarkan terus, komponen pada solder uap akan cepat rusak.

Hindari benda keras untuk membersihkan mata solder

Salah satu tanda mata blower berkualitas tinggi adalah adanya lapisan keras mengilap. Lapisan tersebut yang dapat memperpanjang usia mata blower. Sayangnya, tidak semua orang menyadari fungsi pelapis tersebut dan berusaha membersihkannya memakai benda keras atau tajam seperti gunting, pisau, dan lain sebagainya. Sebaiknya Anda bersihkan dengan kardus bagian dalam yang berbentuk ruas dan bertekstur lembut.

Tidak memakai solder sebagai pencongkel

Teknisi atau tukang reparasi yang sudah lama menggunakan blower pasti tahu salah satu kesulitan yang dihadapi saat mematri adalah mengangkat komponen tertentu tanpa memakai mata solder. Mengapa? Nekat menggunakan mata solder sebenarnya berbahaya karena hanya akan memperpendek usianya. Akan lebih baik bila Anda memanfaatkan benda lain, misalnya pisau, cutter, dan pinset. Memang agak merepotkan, tetapi lebih aman dan tak akan membuat blower bermasalah saat dipakai kembali.

Demikian serangkaian tip pemakaian dan pemeliharaan blower yang dapat dipraktikan. Mudah-mudahan solder blower yang Anda miliki bisa bertahan dalam waktu lama, ya!

Hal-hal Penting yang Harus Diperhatikan Saat Mencari Power Supply HP

Secara umum, catu daya atau power supply HP adalah perangkat elektronik yang sanggup menyediakan energi listrik untuk perangkat lainnya, dalam kasus ini adalah ponsel. Energi listrik yang diperlukan power supply nantinya akan diubah menjadi sumber tenaga baru untuk kebutuhan perangkat lain. Hal ini pula yang membuat alat tersebut disebut sebagai electric power converter.

Jenis power supply yang tersedia di pasaran juga terbilang banyak. Namun, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat memilihnya, antara lain:

Besaran watt

Power supply atau catu daya punya batasan tenaga atau energi listrik yang diproses dengan satuan watt. Besaran watt pada power supply yang diproduksi sangat bervariasi, dari 200W hingga 1.500W. Semakin tinggi besaran watt yang diproses, makin mahal harga yang dipatok pada power supply.

Label yang tertera

Untuk memudahkan calon pembeli dalam memilih catu daya, biasanya ada label yang memperlihatkan keterangan energi listrik yang diproses. Meski begitu, ada baiknya pastikan apakah power supply teknisi HP tersebut memang punya besaran watt yang tercantum pada label?

Kualitas build

Salah satu tanda power supply bagus adalah kualitas build-nya yang memadai. Dalam hal ini, komponen dalam perangkat seperti transformer dan kapasitor harus memenuhi standar. Selain itu, produsen juga biasanya menyediakan garansi, bahkan sampai 10 tahun.

Rating 80 PLUS® 

Jika Anda memang ingin mendapatkan power supply yang benar-benar bagus, maka carilah yang punya label 80 PLUS®. Label tersebut menandakan power supply punya tingkat tingkat efisiensi hingga 80%. Akan tetapi, sekali lagi, Anda harus hati-hati saat memilahnya.

Jenis kabel

Catu daya dengan modular berarti dilengkapi kabel yang mudah dibongkar-pasang. Ada pula power supply yang menghadirkan fitur semi-modular dan non-modular bagi Anda yang punya bujet terbatas atau membutuhkan perangkat simpel.

Sebagai rekomendasi, ada Power Supply Cody 3005DT | Power Supply 30V 5A – CODY yang sudah dilengkapi dengan indikator LED dengan kekuatan ampere hingga 0-5A yang bakal memaksimalkan perbaikan ponsel milik Anda.